
|
Jumat, 15 Februari 2013 | 0Superstar (s)!
Pemanfaatan dan Pengolahan Buah Pepaya bagi Manusia
Pohon pepaya dikenal sebagai tanaman multiguna, karena
hampir seluruh bagian tanaman mulai dari akar hingga daun bermanfaat bagi manusia maupun hewan. Tanaman pepaya dapat dimanfaatkan sebagai makanan, minuman, obat, kecantikan, maupun sebagai pakan ternak.
Bagian
pepaya yang paling sering dimanfaatkan adalah bagian buahnya baik matang maupun separuh matang (mengkal). Berikut adalah manfaat dari buah pepaya:
Adapun cara mengolah buah pepaya berdasarkan manfaat
dari buah pepaya untuk mengobati berbagai penyakit adalah sebagai berikut:
Cara mengolah
:
a. Potong
ujung buah pepaya muda.
b. Ambil
getahnya menggunakan kapas, lalu oleskan pada bagian kulit yang sakit.
Atau buah
pepaya muda diblender (dihaluskan), lalu airnya dioleskan pada bagian yang sakit. Lakukan secara rutin.
Cara mengolah
:
a. Kupas
kulit 300 gram pepaya masak.
b. Rendam
dengan air garam secukupnya lalu dimakan. Lakukan dua kali sehari. Konsumsikan pepaya matang secara teratur.
Cara mengolah
:
a. Rebus 200
gram pepaya muda dicampur 100 gram rimpang teratai dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc.
b. Minum
airnya dan makan bahan lainnya.
Cara mengolah
:
a. 200 gram
buah pepaya matang dicampur 300 gram labu parang/labu kuning.
b. Tambahkan
gula batu dan air secukupnya lalu diblender. Minum.
5.
Untuk ibu yang kekurangan ASI
Cara mengolah :
a.
Ambil buah pepaya yang masih hijau (muda) tanpa dikuliti.
b.
Belah buah pepaya tersebut dibelah menjadi 2 bagian, sebagian direbus dengan air dan sebagian yang lain menggunakan cuka. Minum 2-3 sendok teh sehari. Lakukan secara rutin.
6. Untuk mengobati maag
Cara mengolah :
a. Ambil pepaya muda berukuran sedang.
b. Buat lubang ditengah-tengahnya dan masukkan gula batu
secukupnya.
c. Tutup kembali lubang tersebut, kukus hingga masak.
d. Setelah dingin bagi menjadi 3 bagian untuk dimakan
pagi, siang dan malam.
7. Untuk mengobati rematik
Cara mengolah :
a. Campur 30
gram buah pepaya setengah matang dengan 15 gram jahe merah.
b. Rebus
dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc.
c. Saring dan
minum airnya 2 kali sehari masing-masing 150 cc.
Selain diolah
dalam bentuk seperti yang telah disebutkan di atas, buah pepaya juga dapat disajikan dalam bentuk makanan. Misalnya:
Untuk memperlancar ASI, mengatasi sembelit, gangguan
haid, maupun gangguan lambung, manfaatkan buah pepaya sebagai bahan dasar sayuran. Sayuran buah pepaya ini biasanya dimasak seperti halnya membuat sayur lodeh. Sebagai selingan, dapat dicampur dengan daging atau tempe. Jangan lupa, sebelum dimasak, cuci buah untuk membersihkan kotoran dan mengurangi getahnya.
Untuk meningkatkan asupan serat yang membantu menjaga
organ pencernaan sekaligus memperlancar buang air besar, buah masak dapat dimakan langsung, dibuat jus dengan dicampur buah lain serta ditambah madu atau gula. Buah pepaya masak juga dapat digunakan sebagai bahan rujak, minuman penyegar, agar-agar, selai, kue, dan diolah menjadi saus pepaya.
4.2 Pemanfaatan dan Pengolahan Daun Pepaya bagi Manusia
Daun pepaya, terutama yang masih muda, banyak diolah
menjadi urap (sayuran). Selain itu, daun pepaya juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit. Manfaat daun pepaya8 bagi kesehatan beserta cara mengolahnya adalah sebagai berikut :
Cara mengolah
:
a. Remas –
remas 30 gram daun pepaya.
b. Letakkan
di atas api hingga daun menjadi layu.
c. Tempelkan
daun pepaya selagi hangat di sekeliling payudara, kecuali bagian putingnya.
Cara mengolah
:
a. Ambil 30
gram daun pepaya yang sudah tua lalu jemur selama beberapa menit.
b. Haluskan
daun pepaya yang telah dijemur lalu tambahkan 30 cc air.
c. Gunakan
sebagai masker pada bulit yang berjerawat.
Cara
pengolahan ini dapat dikombinasikan dengan getah pohon pepaya muda. Caranya, getah dioleskan pada kulit yang berjerawat. Lakukan secara rutin hingga jerawat kering. Hindari terkena mata.
Cara mengolah
:
a. Campur 30
gram daun pepaya, 30 gram kencur, 15 gram buah asam, serta garam secukupnya.
b. Tumbuk
hingga halus lalu tambahkan air masak secukupnya.
c. Peras
hingga tertampung 200 cc air, minum pada saat haid.
Cara mengolah
:
a. Campur 60
gram daun pepaya dengan 15 gram jahe merah.
b. Rebus
dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc.
c. Saring dan
minum selagi hangat.
Cara mengolah
:
a. Campur 30
gram daun pepaya, 20 gram daun blustru, 20 gram daun selasih, dan 10 gram lempuyang.
b. Rebus
dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc lalu disaring.
c. Minum
airnya 2 kali sehari, masing-masing 200 cc.
Cara mengolah
:
a. Campur 60
gram daun pepaya, 20 gram daun sembung, 10 gram jahe, 3 batang sereh, 10 butir cengkeh, 1/2 sendok teh jintan, dan 30 gram gula aren/gula merah.
b. Rebus
dengan 800 cc air hingga tersisa 450 cc, lalu disaring.
c. Minum
airnya 3 kali sehari, masing-masing 150 cc.
Cara
mengolah I:
a.Haluskan 100
gram daun pepaya muda segar.
b.Tambahkan
200 cc air masak lalu disaring.
c.Tambahkan
madu secukupnya lalu diminum. Lakukan 2-3 kali sehari.
Cara mengolah II :
a.Campur daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir.
b.Tumbuk / blender campuran bahan tersebut.
c.Saring,ambil airnya kemudian diminum.
Cara mengolah :
a. Campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah.
b. Rebus hingga masak untuk lalu dinginkan sebelum siap diminum.
Cara mengolah :
a. Ambil 5 lembar daun pepaya.
b. Rebus dengan ½ liter air hingga tinggal tiga perempatnya.
c. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis.
Para ibu rumah tangga mungkin sudah tidak asing lagi
dengan khasiat daun pepaya untuk melunakkan daging. Sebenarnya, getah yang terdapat pada daun pepayalah yang dimanfaatkan. Kandungan getah (latex) dalam daun yang akan meresap ke dalam daging dan melunakkannya.
Cara mengolah : masukkan daun pepaya dalam rebusan
daging, atau bungkus daging dalam daun pepaya ketika direbus.
Batang dan daun pepaya mengandung banyak getah putih
seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker12. Getah ini otomatis akan didapatkan saat kita mengkonsumsi daun pepaya, (dimasak / diolah dengan cara apa pun).
Tidak hanya buahnya saja yang digunakan untuk
memperlancar pencernaan, tetapi ternyata daunnya juga bisa dimanfaatkan untuk penyakit ini. Senyawa karpain yang dikandung daun pepaya ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang mengganggu fungsi pencernaan, sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus. Penyajiannya dapat dilakukan dengan cara dimasak.
13. Untukmengobati batuginjal
(niersteen)
Cara
mengolah (memakai formula 3-5-7 plus) :
a.Haripertama
:
Rebus3
lembar daun pepaya yang masih segar dengan air secukupnya. Minum 1 gelas air rebusan daun pepaya sekaligus.
b.Harikedua
:
Rebus5
lembar daun pepaya yang masih segar dengan air secukupnya. Minum 1 gelas air rebusan daun pepaya tersebut sekaligus.
c.Hariketiga
:
Rebus7
lembar daun pepaya yang masih segar dengan air secukupnya, Minum 1 gelas air rebusan daun pepaya tersebut sekaligus. Untuk mengakhiri pengobatan, tambahkan dengan meminum air kelapa muda (yang dipilih dari buah kelapa hijau).
Catatan
: pengidap hipertensi tidak boleh mengkonsumsi resep ini.
14.
Untuk mengobati keputihan
Cara mengolah :
a. Cincang halus 1 lembar daun pepaya.
b. Campurkan dengan 1 potong akar rumput alang-alang,
dan adas pulosari secukupnya. Rebus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, lalu saring.
c. Minum 1 gelas per hari dan lakukan secara teratur.
15.
Untuk mengobati malnutrisi
Cara mengolah I :
a. Campur2
lembar daun pepaya, 3 tangkai daun dadap serep, dankapur sirih secukupnya.
b. Tumbuk campuran bahan tersebut hingga halus.
c.
Oleskan pada perut balita yang sakit (campuran digunakan sebagai bedak).
Cara mengolah II :
a.Rebus
1 lembar daun pepaya dengan 1,5 gelas air sampai mendidih.
b. Saring campuran agar kita mendapatkan airnya.
c.
Berikan (diminumkan) 2 sendok makan setiap hari pada balita yang sakit.
4.3 Pemanfaatan dan Pengolahan Akar dan Getah Pepaya
bagi Manusia
4.3.1 Pemanfaatan dan Pengolahan Getah Pepaya
Getah pepaya telah terbukti dapat
dimanfaatkan oleh manusia untuk kesehatan. Getah pepaya mengandung lebih dari 50 macam asam amino, di antaranya adalah asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin, alanin, valine, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lysin, arginin, tritophan, dan sistein.
Beberapa manfaat dari getah pepaya:
Getah pepaya mengandung lebih dari 50 asam amino. Asam
amino- asam amino ini bersatu padu menjadi bahan baku industri kosmetik untuk menghaluskan kulit dan menguatkan jaringan agar lebih kenyal.
2. Untuk menjaga gigi dari timbunan plak
Asam amino yang terdapat di dalam getah pepaya juga
dapat menjaga gigi dari timbunan plak yang terkadang menyerang manusia.
3. Untuk pelembut daging
Kandungan getah (latex) dalam daun yang akan
meresap ke dalam daging dan melunakkannya.
Getah dari buah pepaya yang masih muda dioleskan ke
bagian kulit yang terkena luka bakar atau gatal-gatal. Agar tidak terjadi infeksi, bersihkan kulit terlebih dahulu.
Aduk rata ½
sendok teh getah pepaya gantung, ½ sendok teh getah batang sesuru, dan minyak kayu putih secukupnya. Gunakan untuk menggosok bagian yang sakit.
Fakta menarik lainnya, getah pepaya yang terdapat di
seluruh bagian tubuhnya mengandung beberapa enzim, seperti :
a. krim dan pembersih kulit muka
Papain dapat melarutkan sel-sel mati yang melekat pada
kulit dan sukar terlepas secara fisik. Noda dan flek di wajah bisa dikikis oleh papain hingga menjadi mulus dan bersih.
b. bahan pembuat pasta gigi
Papain dapat membersihkan sisa makanan apapun yang
melekat di gigi.
c. preparat farmasi (obat gangguan pencernaan,
dispesia, dan obat cacing)
d. bahan perenyah pada pembuatan kue kering seperti
cracker
e. bahan penggumpal susu pada pembuatan keju
f. bahan pelarut glatin
g. bahan pencuci lensa.
h. obat pengendali oedema dan imflamasi (dalam
pembedahan)
Pektin dihasilkan dari buah pepaya. Industri makanan dan
minuman telah menggunakan pektin sebagai bahan pemberi tekstur pada roti dan keju, bahan pengental dan stabilizer pada minuman sari buah, bahan pokok pembuatan jelly, selai, dan marmalade.13 Sedangkan di industri farmasi, pektin digunakan sebagai emulsifier bagi preparat cair dan sirup, obat diare pada anak-anak, obat penawar racun logam, bahan penurun daya racun dan meningkatkan daya larut obat sulfa, memperpanjang kerja hormon dan antibiotika, bahan pelapis perban (pembalut luka) guna menyerap kotoran dan jaringan yang rusak serta bahan kosmetik, oral atau injeksi untuk mencegah pendarahan.
4.3.2 Pemanfaatan dan Penyajian Akar Pepaya
Banyak orang yang tidak mengetahui manfaat akar pepaya.
Oleh karena itu, penulis akan membahas beberapa manfaat dan cara mengolah akar pepaya secara praktis :
1. Untuk obat cacing, sakit kandung
kemih, dan digigit ular berbisa
Cara mengolah :
a. Potong-potong 10 gram akar pepaya kering dan 1 gram
bawang putih.
b. Didihkan campuran bahan dalam air 100 ml selama ±
15 menit, lalu disaring (bila perlu tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml, diminum tiga kali sehari masing-masing 25 ml).
2. Untuk minuman penyegar
Cara mengolah :
a. Tumbuk halus 2 potong akar pepaya dan 1 lembar daun
pepaya.
b. Rebus campuran bahan dengan satu liter air sampai
mendidih. Bila perlu, campurkan madu atau jahe agar rasanya lebih segar.
3. Untuk mencegah risiko batu ginjal dan radang
ginjal
Cara mengolah I :
a. Bersihkan 30 gram akar pepaya.
b. Rebus dengan 800 cc air hingga tersisa 450 cc,
kemudian saring.
c. Setelah dingin, campur dengan sedikit madu, lalu
minum (3 kali sehari masing-masing 150 cc).
Cara mengolah
II :
a. Bersihkan
30 gram akar pepaya.
b. Campurkan
akar pepaya, 15 gram tanaman kumis kucing segar, dan 30 akar alang-alang.
c. Rebus
dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, kemudian disaring.
d. Minum 2
kali sehari masing-masing 200 cc.
4. Untuk gangguan saluran kencing
Cara mengolah :
a. Ambil 3 potong akar pepaya.
b. Rebus dengan 1 liter air hingga mendidih, kemudian
saring.
c. Minum ½ gelas, satu kali sehari.
5. Untuk mengobati rematik
Cara mengolah :
a. Haluskan 30
gram akar pepaya, 20 gram daun jeruk nipis, 15 gram sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng cina, 30 gram daun sirih segar, dan 5 buah cabai rawit.
b. Rendam
campuran dalam alkohol 75% selama 7 hari, kemudian peras dan saring.
c. Gunakan
airnya untuk menggosok dan mengurut bagian yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. |
The Disclaimer Hi peeps. I'm human and blahblah goes here. Change with your suwettie words :D underlined, bold blockqoute Let's Talk!
The Credits!
Template by : Cherrybam and NadyaWiwit
Basecode by : Nadya Header by : Munirah Sidebar coding : Kak Fatin Full Edited : UR NAME
|